Tadi sore habis sholat ashar inget janji sama diri sendiri untuk pergi ke dokter gigi dan beresin masalah gigi berlubangku.
2 minggu kemarin sempet sakit gigi empat hari, cenat-cenut yang luar biasa rasanya, bikin mbrebes mili. Nyeri sampe ke kepala belakang bagian kiri. Yah memang gigi yang berlubang itu letaknya di geraham kiri. Sakit gigi ini bikin pipi kiriku membengkak besar dua hari. Sempat beli obat sendiri, ponstan, amoxcilin juga. Tapi waktu sudah ga tahan lagi akhirnya ke dokter gigi juga, berharap gigi ini bisa dimatikan syarafnya atau apapun itu yang bisa bikin ga sakit lagi.
Tapi ternyata ga bisa dilakukan, dokter bilang harus sehat dulu baru ditangani. Dokter giginya cuma kasih tambahan satu obat tambahan lagi, cataflam. Satu kepingnya 50ribu. Pain killer juga. Yah lumayan berkurang sakitnya, tapi kalau obatnya sudah habis efeknya, yah sakit lagi, cuma bisa diem dan guling-gulingan.
Ga ada yah UGD buat sakit gigi?
Meredakan sakit yang luar biasa rasanya(?)
Well anyway, tadi sore aku ke dokter, aku kerja di kabupaten, praktek dokter gigi yang aku datangi bagus. Baru dibangun kayanya. Ada mobil inova baru terpampang di jalan masuk. Perawatnya ada 4 orang. Kebanyakan menurutku. 2 perempuan, 1 laki-laki, dan satu lagi setengah laki-laki. Hehe.
Problemnya itu, di dokter gigi yang sebelumnya dia bilang gigiku masih bisa ditambal, mahkota gigi masih ada. Sayang jangan dicabut. Tapi ga bisa diambil tindakan apa-apa waktu itu, cuma diliat-liat dikit aja.
Di dokter yang ini, pertama dia bilang iya bisa ditambal, tapi dua gigi yang ada dekat gigiku yang bolong itu harus dicabut. Memang 2 gigi itu udah mati, ga ada mahkota lagi. And I said ok.. Tapi tambal dulu dok. Cabut nanti aja. I don't bring a lot of cash.. And I know, nebak dari kliniknya yang masih baru, dan mobilnya yang masih baru, juga perawatnya yang banyak ini pasti mahal. :)
Terus, gigi bolongku di bor, dan aku mulai keganggu sama dokter giginya yang ngebor gigi sambil ngurusin peralatan giginya yang apatuh buat nyedot-nyedot air liur / tiup-tiup apa gitu ga jalan. Si dokter ngobrol sama tukang. Sambil ngebor. Ngobrol. Ngobrol. Ngebor. Ngobrol. Ngebor dan ngobrol..
Berapa kali kumur dan bor, si dokter ngobrol terus sama si tukang. Dan akhirnya si dokter bilang, ga bisa tambal, dan 3 gigi harus dicabut. Aku pasien bisa apa?
Tiba-tiba datang lagi orang mau ngurusin motor si dokter yang entah baru beli atau baru sampe dikirim. Satu orang masuk, dan si dokter ngajak ngobrol lagi. Tambah satu orang lagi masuk si dokter ngajak ngobrol lagi. Si dokter yang ngajak ngobrol, mereka diam dan menjawab sekedarnya. I mean, apa ga ada waktu lain buat ngobrolin yang ga penting itu? Pembicaraan mereka juga jadi ga efektif. Terus disaat mulutku lagi kebuka lebar-lebar, di depanku dua orang yang ga ada kepentingan sama aku ngeliat aku.
Aku dibius dan ga ngerasain apa-apa, numb, tapi waktu dokternya ngobrol aku ngerasain sakit di bibir. Terus aku teriak karena aku mulai naik spanning sama dokternya. Tapi dokternya pura-pura ga denger. Dan masih asik ngobrol. Sambil dia jahit gusi aku, masih juga ngobrol. Sama orang. Bukan sama aku. Apa dokternya pikir aku ga punya nyawa? sibuk sendiri ga jelasin aku lagi diapain sama dia.
Aku tegur susternya dan bilang ini dokternya kok ngobrol terus. Si suster jawab, dokter kandungan sambil kuret juga ngobrol mbak, biasa. Dan aku makin emosi :) tapi berhubung aku lagi di posisi pasien aku tahan. Tapi sayangnya aku ga marahin dokternya, karena si dokter begitu selesai jahit gusiku langsung duduk di meja kerjanya dan ngelanjutin ngobrolin motornya.
Waktu si dokter ngejelasin tentang obat kumur, vitamin, obat minum, alat buat bersihin karang, sama kapas aku udah ga konsen lagi. Aku cuma pengen keluar dan ninggalin tempat itu.
Dan tau biayanya berapa? 750ribu.
Mau tau dokternya siapa? Hmm, ga usahlah, tapi usianya 35 ke atas deh, laki-laki, hmm.. Sebenarnya 3/4 laki-laki sih.. Mungkin itu yang bikin dia suka ngobrol.. :)
Ckckckck..
Oyah, kesimpulannya itu kalau sakit gigi ga ada yang bisa kamu lakuin selain minum obat, minum aja :
-ponstan (ini merek) (asam mefenamat)
-amoxcilin
Kalau masih sakit juga minum :
-cataflam.
Percuma juga ke dokter gigi kalau masih sakit.
Setelah sehat baru ke dokter gigi.
Saran buat dokter gigi, buat pasien nyaman dong. Kan pasien orang awam. Terus mulutnya diaduk-aduk, jangan buat pasien tambah ga nyaman dengan hal-hal yang bikin pasien tambah cemas. Di kasusku kaya ngobrol sama orang itu yang utama, dan ngerjain gigi pasien itu sampingan. Hargai privasi pasien. Kan dibayar ga gratisan. Kaya ga ada hari esok aja buat ngobrol. Pasien yang nunggu juga cuma tinggal satu tadi.
*eh jadi nyinyir deh.. Dokter sih.. Sebel akika sama yey ciin.. Hehe.
Mudah-mudahan cuma oknum. Jangan deh yang kaya gini dikloning..
Damai yah buat dokter gigi yang ga kaya gini. Buat dokter gigi yang kaya gini.. Don't do it please.. Be professional.
Thank you ☺☺
Archive
Categories
- Bapak (1)
- Beasiswa (2)
- Blackberry (8)
- Etcetera (9)
- Free (6)
- Gratis (4)
- Lowongan Kerja (7)
- Nenek (1)
- Obat (1)
- Relationship (6)
- Sesuatu (2)
- Share (23)
- Skizofrenia (7)
- Theme (7)
- cinta (1)
- copas. (11)
- hubungan (1)
- pribadi (10)
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
12 Juli, 2012
19 Maret, 2012
Tentang Baby Walker
Published :
Senin, Maret 19, 2012
Author :
@cacaicaoca
Baby Walker
American Academy of Pediatrics telah melarang penggunaan baby walker, karena :
gangguan yang dapat ditimbulkan :
perlu dilakukan
perlu diperhatikan
Artikel ini didapat dari sini, situs milik dr Ayu Partiwi SpA, MARS
American Academy of Pediatrics telah melarang penggunaan baby walker, karena :
- bayi bisa menggelinding ke tangga, sehingga mengalami patah tulang dan luka kepala
- dengan menggunakan baby walker, bayi dapat dengan mudah meraih benda berbahaya, seperti gunting, air panas, pisau, dll
- ketika tidak berhati-hati, bayi dapat tenggelam ke dalam kolam renang
- mengalami cedera akibat masuknya kaki atau tangan ke permukaan yang bercelah
gangguan yang dapat ditimbulkan :
- mengganggu pertumbuhan saraf motorik, sehingga berjalan lebih lambat karena anak tidak terstimulasi untuk menggunakan otot tubuh dan koordinasi
- menghambat latihan koordinasi yang didapat dengan merangkak
perlu dilakukan
- orang tua dapat membantu anak dengan memegangi tangannya saat berjalan,
- mengajak si kecil berenang, agar melatih lebih banyak otot si kecil mulai dari otot paha, betis hingga otot pinggul.
- sebaiknya latihan berjalan dilakukan dengan kaki telanjang,agar jari-jari anak dapat berkoordinasi dengan baik
perlu diperhatikan
- membebaskan area latihan anak dari partikel atau benda yang dapat melukai anak, serta menjaga atau menghndarkan perabot rumah tangga yang dapat mencelakakan anak ketika ditarik saat belajar merambat.
Artikel ini didapat dari sini, situs milik dr Ayu Partiwi SpA, MARS
:)
13 Maret, 2012
I Know U're In Heaven Now
Published :
Selasa, Maret 13, 2012
Author :
@cacaicaoca
Kerja dari jam 7.30 sampai jam 16.00 membuat saya dan rekan-rekan kerja seperti keluarga, dari Senin sampai Jumat bertemu dengan orang-orang yang sama. Mendengarkan lagu-lagu yang sama, awalnya tidak suka, jadi suka :) tadinya hanya suka band seperti d'masiv, akhirnya ikut suka dengan band-band seperti d'bagindas dan kawan-kawan :)
Setiap anak kecil yang ada di kantor pun jadi hiburan tersendiri untuk saya dan teman-teman, entah itu anak rekan kerja, anak atasan, atau bahkan anak penjaga kantor. Semua punya andil mewarnai jam-jam kantor yang hectic. Melihat mereka bermain, disapa oleh anak-anak dengan nada yang ceria dan senyum tulus, dibalas senyum oleh anak-anak kecil tadi, berhasil membuat mereka tertawa bahkan bingung dengan joke-joke, seperti itu saja bisa menghapus penat.
Dan, sedihnya, saat saya menulis ini, salah satu anak yang menceriakan hari-hari kami semua dikantor meninggalkan kami semua, anak yang belum genap berumur 6 tahun meninggal karena Demam Berdarah.. Sedih. Anak pegawai honorer, sekaligus penjaga kantor. Anak laki-laki kecil yang santun, yang aktif, yang ceria, selalu berlaku baik, suka berbagi ke teman-teman kecilnya walaupun yang ia miliki terbatas. Yang selalu menyapa duluan setiap kali melihat saya melewati 'rumahnya' di bagian belakang kantor, menyebut nama saya dengan riang, khas anak kecil.. yang selalu bertanya 'tante kok belum pulang?' Setiap kali saya lembur sendiri. Waktu dia sedang 'memandori' kantor, mengikuti gaya bapaknya, sambil membawa mainan. Anak kecil dengan jiwa besar..
Hari Rabu minggu lalu, dia bermain ke ruangan saya, saya tawarkan buah duku, saya bilang ambil aja sebanyak-banyaknya.. Dia tolak, dia bilang, satu aja te, aku lagi sakit. Kamis masih dia bermain dengan teman sebayanya dikantor, jumat pun masih. Hari Minggu pagi saya dapat kabar dia meninggal. Sedih rasanya. Entah berapa kali lipat kesedihan yang dirasakan orang tuanya.
Ada apa dengan nyamuk demam berdarah? Kok bisa-bisanya nyamuk sekecil itu bawa maut. Yang dibawah kumpulan hasil browsingku tentang DBD, sebagai alert buat kita semua.
Buat si adeĸ, yang sudah tenang disana, insyaAllah adeĸ bakal jadi salah satu ahli surga, coz u're soooo nice.. Tante bakal kangen adeĸ.
Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD)
Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) {bahasa medisnya disebut Dengue Hemorrhagic Fever (DHF)} adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, yang mana menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah, sehingga mengakibatkan perdarahan-perdarahan.
Penyakit ini banyak ditemukan didaerah tropis seperti Asia Tenggara, India, Brazil, Amerika termasuk di seluruh pelosok Indonesia, kecuali di tempat-tempat ketinggian lebih dari 1000 meter di atas permukaan air laut. Dokter dan tenaga kesehatan lainnya seperti Bidan dan Pak Mantri ;-) seringkali salah dalam penegakkan diagnosa, karena kecenderungan gejala awal yang menyerupai penyakit lain seperti Flu dan Tipes (Typhoid).
Tanda dan Gejala Penyakit Demam Berdarah Dengue
Masa tunas / inkubasi selama 3 - 15 hari sejak seseorang terserang virus dengue, Selanjutnya penderita akan menampakkan berbagai tanda dan gejala demam berdarah sebagai berikut :
Proses Penularan Penyakit Demam Berdarah Dengue
Penyebaran penyakit DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, sehingga pada wilayah yang sudah diketahui adanya serangan penyakit DBD akan mungkin ada penderita lainnya bahkan akan dapat menyebabkan wabah yang luar biasa bagi penduduk disekitarnya.
Pengobatan Penyakit Demam Berdarah
Fokus pengobatan pada penderita penyakit DBD adalah mengatasi perdarahan, mencegah atau mengatasi keadaan syok/presyok, yaitu dengan mengusahakan agar penderita banyak minum sekitar 1,5 sampai 2 liter air dalam 24 jam (air teh dan gula sirup atau susu).
Penambahan cairan tubuh melalui infus (intravena) mungkin diperlukan untuk mencegah dehidrasi dan hemokonsentrasi yang berlebihan. Transfusi platelet dilakukan jika jumlah platelet menurun drastis. Selanjutnya adalah pemberian obat-obatan terhadap keluhan yang timbul, misalnya :
Lakukan kompress dingin, tidak perlu dengan es karena bisa berdampak syok. Bahkan beberapa tim medis menyarankan kompres dapat dilakukan dengan alkohol. Pengobatan alternatif yang umum dikenal adalah dengan meminum jus jambu biji bangkok, namun khasiatnya belum pernah dibuktikan secara medik, akan tetapi jambu biji kenyataannya dapat mengembalikan cairan intravena dan peningkatan nilai trombosit darah.
Pencegahan Penyakit Demam Berdarah
Pencegahan dilakukan dengan menghindari gigitan nyamuk diwaktu pagi sampai sore, karena nyamuk aedes aktif di siang hari (bukan malam hari). Misalnya hindarkan berada di lokasi yang banyak nyamuknya di siang hari, terutama di daerah yang ada penderita DBD nya. Beberapa cara yang paling efektif dalam mencegah penyakit DBD melalui metode pengontrolan atau pengendalian vektornya adalah :
Sedangkan link ini mengarah ke situs kemendiknas, ada penjelasan tentang Demam Berdarah Dengue (DBD) dalam bentuk animasi.
Setiap anak kecil yang ada di kantor pun jadi hiburan tersendiri untuk saya dan teman-teman, entah itu anak rekan kerja, anak atasan, atau bahkan anak penjaga kantor. Semua punya andil mewarnai jam-jam kantor yang hectic. Melihat mereka bermain, disapa oleh anak-anak dengan nada yang ceria dan senyum tulus, dibalas senyum oleh anak-anak kecil tadi, berhasil membuat mereka tertawa bahkan bingung dengan joke-joke, seperti itu saja bisa menghapus penat.
Dan, sedihnya, saat saya menulis ini, salah satu anak yang menceriakan hari-hari kami semua dikantor meninggalkan kami semua, anak yang belum genap berumur 6 tahun meninggal karena Demam Berdarah.. Sedih. Anak pegawai honorer, sekaligus penjaga kantor. Anak laki-laki kecil yang santun, yang aktif, yang ceria, selalu berlaku baik, suka berbagi ke teman-teman kecilnya walaupun yang ia miliki terbatas. Yang selalu menyapa duluan setiap kali melihat saya melewati 'rumahnya' di bagian belakang kantor, menyebut nama saya dengan riang, khas anak kecil.. yang selalu bertanya 'tante kok belum pulang?' Setiap kali saya lembur sendiri. Waktu dia sedang 'memandori' kantor, mengikuti gaya bapaknya, sambil membawa mainan. Anak kecil dengan jiwa besar..
Hari Rabu minggu lalu, dia bermain ke ruangan saya, saya tawarkan buah duku, saya bilang ambil aja sebanyak-banyaknya.. Dia tolak, dia bilang, satu aja te, aku lagi sakit. Kamis masih dia bermain dengan teman sebayanya dikantor, jumat pun masih. Hari Minggu pagi saya dapat kabar dia meninggal. Sedih rasanya. Entah berapa kali lipat kesedihan yang dirasakan orang tuanya.
Ada apa dengan nyamuk demam berdarah? Kok bisa-bisanya nyamuk sekecil itu bawa maut. Yang dibawah kumpulan hasil browsingku tentang DBD, sebagai alert buat kita semua.
Buat si adeĸ, yang sudah tenang disana, insyaAllah adeĸ bakal jadi salah satu ahli surga, coz u're soooo nice.. Tante bakal kangen adeĸ.
Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD)
Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) {bahasa medisnya disebut Dengue Hemorrhagic Fever (DHF)} adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, yang mana menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah, sehingga mengakibatkan perdarahan-perdarahan.
Penyakit ini banyak ditemukan didaerah tropis seperti Asia Tenggara, India, Brazil, Amerika termasuk di seluruh pelosok Indonesia, kecuali di tempat-tempat ketinggian lebih dari 1000 meter di atas permukaan air laut. Dokter dan tenaga kesehatan lainnya seperti Bidan dan Pak Mantri ;-) seringkali salah dalam penegakkan diagnosa, karena kecenderungan gejala awal yang menyerupai penyakit lain seperti Flu dan Tipes (Typhoid).
Tanda dan Gejala Penyakit Demam Berdarah Dengue
Masa tunas / inkubasi selama 3 - 15 hari sejak seseorang terserang virus dengue, Selanjutnya penderita akan menampakkan berbagai tanda dan gejala demam berdarah sebagai berikut :
- Demam tinggi yang mendadak 2-7 hari (38 - 40 derajat Celsius).
- Pada pemeriksaan uji torniquet, tampak adanya jentik (puspura) perdarahan.
- Adanya bentuk perdarahan dikelopak mata bagian dalam (konjungtiva), Mimisan (Epitaksis), Buang air besar dengan kotoran (Peaces) berupa lendir bercampur darah (Melena), dan lain-lainnya.
- Terjadi pembesaran hati (Hepatomegali).
- Tekanan darah menurun sehingga menyebabkan syok.
- Pada pemeriksaan laboratorium (darah) hari ke 3 - 7 terjadi penurunan trombosit dibawah 100.000 /mm3 (Trombositopeni), terjadi peningkatan nilai Hematokrit diatas 20% dari nilai normal (Hemokonsentrasi).
- Timbulnya beberapa gejala klinik yang menyertai seperti mual, muntah, penurunan nafsu makan (anoreksia), sakit perut, diare, menggigil, kejang dan sakit kepala.
- Mengalami perdarahan pada hidung (mimisan) dan gusi.
- Demam yang dirasakan penderita menyebabkan keluhan pegal/sakit pada persendian.
- Munculnya bintik-bintik merah pada kulit akibat pecahnya pembuluh darah.
Proses Penularan Penyakit Demam Berdarah Dengue
Penyebaran penyakit DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, sehingga pada wilayah yang sudah diketahui adanya serangan penyakit DBD akan mungkin ada penderita lainnya bahkan akan dapat menyebabkan wabah yang luar biasa bagi penduduk disekitarnya.
Pengobatan Penyakit Demam Berdarah
Fokus pengobatan pada penderita penyakit DBD adalah mengatasi perdarahan, mencegah atau mengatasi keadaan syok/presyok, yaitu dengan mengusahakan agar penderita banyak minum sekitar 1,5 sampai 2 liter air dalam 24 jam (air teh dan gula sirup atau susu).
Penambahan cairan tubuh melalui infus (intravena) mungkin diperlukan untuk mencegah dehidrasi dan hemokonsentrasi yang berlebihan. Transfusi platelet dilakukan jika jumlah platelet menurun drastis. Selanjutnya adalah pemberian obat-obatan terhadap keluhan yang timbul, misalnya :
- Paracetamol membantu menurunkan demam
- Garam elektrolit (oralit) jika disertai diare
- Antibiotik berguna untuk mencegah infeksi sekunder
Lakukan kompress dingin, tidak perlu dengan es karena bisa berdampak syok. Bahkan beberapa tim medis menyarankan kompres dapat dilakukan dengan alkohol. Pengobatan alternatif yang umum dikenal adalah dengan meminum jus jambu biji bangkok, namun khasiatnya belum pernah dibuktikan secara medik, akan tetapi jambu biji kenyataannya dapat mengembalikan cairan intravena dan peningkatan nilai trombosit darah.
Pencegahan Penyakit Demam Berdarah
Pencegahan dilakukan dengan menghindari gigitan nyamuk diwaktu pagi sampai sore, karena nyamuk aedes aktif di siang hari (bukan malam hari). Misalnya hindarkan berada di lokasi yang banyak nyamuknya di siang hari, terutama di daerah yang ada penderita DBD nya. Beberapa cara yang paling efektif dalam mencegah penyakit DBD melalui metode pengontrolan atau pengendalian vektornya adalah :
- Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), pengelolaan sampah padat, modifikasi tempat. perkembangbiakan nyamuk hasil samping kegiatan manusia, dan perbaikan desain rumah.
- Pemeliharaan ikan pemakan jentik (ikan adu/ikan cupang) pada tempat air kolam, dan bakteri (Bt.H-14).
- Pengasapan/fogging (dengan menggunakan malathion dan fenthion).
- Memberikan bubuk abate (temephos) pada tempat-tempat penampungan air seperti, gentong air, vas bunga, kolam, dan lain-lain.
Sedangkan link ini mengarah ke situs kemendiknas, ada penjelasan tentang Demam Berdarah Dengue (DBD) dalam bentuk animasi.
06 Maret, 2012
Demam Berdarah atau Tifus
Published :
Selasa, Maret 06, 2012
Author :
@cacaicaoca
Gejala penyakit demam berdarah atau DBD dan tifus memiliki beberapa kesamaan. Kedua penyakit ini ditandai dengan demam yang cukup tinggi sehingga mengganggu aktivitas penderitanya. Jika salah mengetahui jenis penyakit yang diderita bisa mengakibatkan kesalahan penanganan pada penderita, bahkan dapat menyebabkan kematian. Apa saja perbedaan antara penyakit demam berdarah dan tifus?
Penyebab
Demam berdarah
Anda bisa mendapatkan informasi lebih lanjut tentang DBD di artikel berikut: Demam Berdarah.
Penyebab
Demam berdarah
disebabkan oleh virus Dengue, itulah sebabnya penyakit ini disebut juga dengan Demam Berdarah Dengue yang disingkat menjadi DBD. Ada 4 jenis virus Demam Berdarah, itulah sebabnya pada beberapa kasus penderita demam berdarah yang satu menunjukkan gejala yang berbeda dengan penderita Demam berdarah lainnya. Penyakit ini menular dari satu penderita ke penderita lainnya melalui nyamuk aedes aegypti. Nyamuk ini biasa menggigit pada siang hari. Nyamuk yang mengisap darah dari penderita DBD kemudian menggigit orang lain yang sehat membuat virus yang ada berpindah ke orang yang sehat dan akan menyebabkan orang tersebut menderita Demam Berdarah.
Tifus
Tifus
disebabkan oleh bakteri yang bernama Salmonella typhi. Bakteri ini ada pada berkembang cepat pada tempat-tempat yang kotor. Penyebaran bakteri ini dibantu oleh serangga-serangga pembawa bakteri seperti lalat atau serangga lainnya. Bakteri ini bisa ada pada makanan atau minuman dan akan masuk ke tubuh orang yang mengkonsumsinya. Itulah penyebab seseorang bisa terkena tifus.
Bagian yang Diserang
Demam Berdarah
Bagian yang Diserang
Demam Berdarah
Virus demam berdarah menyebabkan terjadinya pendarahan pada organ tubuh penderitanya. Bintik merah yang biasa muncul pada penderita menunjukkan adanya pendarahan dalam tubuhnya. Jika sudah parah, pendarahan dapat terjadi pada organ-organ penting yang dapat menyebabkan kematian.
Tifus
Tifus
Bakteri tifus menyerang usus sehingga menyebabkan luka pada usus. Selanjutnya akan menyerang hati, limpa dan kantung empedu.
Gejala
Demam Berdarah
Gejala
Demam Berdarah
Pada penderita demam berdarah, gejala-gejala yang biasa ditemui adalah:
- Panas tinggi, umumnya > 38 derajat Celcius.
- Badan pegal-pegal atau nyeri otot, sakit kepala, menggigil, buang-buang air atau muntah.
- Muncul bintik-bintik merah. Gejala ini mungkin tidak muncul jika demam yang dialami baru sebentar. Cara melihat bintik merah ini dengan tes tourniquet yaitu dengan menjepit pembuluh darah mirip seperti saat Anda hendak memeriksa tekanan darah. Setelah tahap ini, biasanya bintik merah akan terlihat.
- Setelah hari ketiga, biasanya demam akan turun dan penderita mungkin merasa sudah sembuh tetapi setelah itu demam dapat menyerang kembali. Pada masa ini sebaiknya berhati-hati agar tidak menganggap sudah sembuh dan tidak menjaga kesehatannya.
Pada penderita tifus, gejalanya adalah sebagai berikut:
Cara paling tepat untuk mengetahui apakah seseorang menderita demam berdarah atau tifus adalah dengan melakukan pemeriksaan. Berkonsultasi dengan dokter dan biasanya untuk memastikan, dokter akan meminta untuk melakukan pemeriksaan darah. Dengan mengambil darah penderita bisa diketahui secara pasti penyakit apa yang diderita.
Demam Berdarah
- Awalnya, demam yang dialami tidak terlalu tinggi dan suhu akan terus meningkat bertahap sampai > 38 derajat Celcius.
- Khususnya pada malam hari, suhu akan meningkat dan akan turun pada pagi hari. Inilah yang membedakan demam tifus dengan demam pada demam berdarah.
- Nyeri perut dan diare.
- Batuk dan sakit tenggorokan.
Cara paling tepat untuk mengetahui apakah seseorang menderita demam berdarah atau tifus adalah dengan melakukan pemeriksaan. Berkonsultasi dengan dokter dan biasanya untuk memastikan, dokter akan meminta untuk melakukan pemeriksaan darah. Dengan mengambil darah penderita bisa diketahui secara pasti penyakit apa yang diderita.
Demam Berdarah
Pada pasien demam berdarah, pemeriksaan dilakukan dengan memeriksa jumlahtrombosit. Jika trombosit menurun, biasanya < 100.000/ul, seseorang akan didiagnosis mengalami demam berdarah. Tetapi, jika demam baru satu hari belum bisa diketahui karena jumlah trombosit yang masih normal. Pada kasus seperti ini, Anda dapat berkunjung kembali ke dokter untuk memeriksa jumlah trombosit jika masih mengalami demam. Pada pemeriksaan yang lebih canggih, dapat diketahui apakah darah mengandung virus dengue atau tidak. Jadi, jika jumlah trombosit masih normal tetapi pada darah positif mengandung virus dengue berarti Anda mengalami demam berdarah.
Tifus
Tifus
Untuk mengetahui apakah Anda mengalami tifus atau tidak, maka akan dilakukan tes Widal. Yang diperiksa pada tes ini adalah apakah pada darah mengandung antibodi terhadap bakteri Salmonella typhi. Jika hasil menunjukkan > 1/160 berarti Anda menderita tifus. Pemeriksaan lain dapat dilakukan dengan memeriksa tinja penderita karena pada tinja penderita tifus mengandung bakteri Salmonella typhi.
Pengobatan
Demam Berdarah
Pengobatan
Demam Berdarah
Tidak ada obat khusus untuk mengobati penderita demam berdarah karena tidak ada vaksin untuk membunuh virus dengue. Hal yang dapat dilakukan adalah dengan menjaga agar penderita tidak mengalami dehidrasi. Jika penderita tidak dapat makan dengan baik, mengalami diare atau muntah, ada baiknya penderita dirawat di rumah sakit agar dapat dibantu dengan infus sehingga daya tahan penderita lebih kuat. Pada penderita demam berdarah tidak ada pantangan makanan.
Tifus
Tifus
Untuk pengobatan tifus, biasanya akan diberikan antibiotik untuk membunuh bakteri. Untuk menyembuhkan usus yang luka, makanan yang dimakan tidak boleh keras agar tidak memaksa kerja usus yang sedang sakit. Nasi tim atau bubur menjadi makanan yang dikonsumsi penderita. Hindari juga makanan yang asam dan pedas.
Cara Pencegahan
Demam Berdarah
Cara Pencegahan
Demam Berdarah
Seperti yang sering didengungkan, untuk mencegah, khususnya mecegah perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti yang merupakan sarana penularan demam berdarah adalah dengan melakukan gerakan 3 M. Yang dimaksud gerakan 3 M adalah Menguras bak mandi minimal 1 minggu sekali, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang-barang bekas yang tidak terpakai yang berpotensi menjadi tempat genangan air hujan.
Tifus
Tifus
Sedangkan untuk mencegah tifus adalah dengan :
- Menjaga lingkungan tetap bersih sehingga bakteri tifus tidak dapat berkembang biak.
- Pilihlah makanan dan minuman yang bersih untuk dikonsumsi.
- Selain itu, penting menjaga kondisi tubuh tetap fit. Dengan daya tahan tubuh yang kuat mencegah penyakitdemam berdarah atau DBD dan tifus menimpa kita.
Anda bisa mendapatkan informasi lebih lanjut tentang DBD di artikel berikut: Demam Berdarah.
Langganan:
Postingan (Atom)
About me :
- @cacaicaoca
- Perempuan abdi negara dengan dua saudara kandung penderita skizofrenia, Islam, Capricorn, Humoris tapi nanti.
Popular Posts
-
Ini cerita tentang kakak perempuanku, sejak awal tahun ini dia menolak untuk minum obat, selalu marah setiap kali dikasih obat. Menentang, m...
-
Guys, kali ini kita bakal kasih tahu dua tema pilihan untuk minggu ini. Keduanya punya desain out of the box, beda, unik, yang bikin BlackBe...
-
Tadi pulang kerja ngelewatin kantor Badan Pusat Statistik (BPS). Ada spanduk penerimaan mahasiswa baru, jalur ikatan dinas. Jadi yang diteri...
-
Petronas, Salah Satu Beasiswa di Negeri Jiran Artikel ini diambil dari sini KAMU berkeinginan melanjutkan pendidikan tinggi ke Ma...
-
Puisi yang saya ambil dari sini oleh Ghea Malfirah Cinta karena Allah… Kata-kata itu yang pernah engkau ucapkan padaku… Atas nama cinta...
-
Ghiboo.com - Ketika Anda telah menjalin hubungan cukup lama dengan pasangan Anda, tentu harapan selanjutnya adalah menuju ke pelaminan. Tapi...
-
Hahahaha, ini DP BBM seorang teman :) Ini ditulis Sabtu malam. Ada kaum yang menyebutnya malam minggu. Jadi silahkan tebak saya tergolong...
-
Irna Gustia - detikHealth Lisa Spencer (detikhealth)Denpasar, Tubuhnya tinggi ramping dengan wajah yang selalu terlihat segar dan cantik...
-
Artikel ini diambil dari sini JAKARTA - Setiap tahun, pemerintah berbagai negara menawarkan program-program beasiswa bagi pelajar...
Labels
Share
(23)
copas.
(11)
pribadi
(10)
Etcetera
(9)
Blackberry
(8)
Lowongan Kerja
(7)
Skizofrenia
(7)
Theme
(7)
Free
(6)
Relationship
(6)
Gratis
(4)
Kesehatan
(4)
Beasiswa
(2)
Sesuatu
(2)
curcol
(2)
2013
(1)
Bapak
(1)
Nenek
(1)
Obat
(1)
PNS
(1)
Playbook
(1)
cinta
(1)
copas. Relationship
(1)
curcol (kah?)
(1)
hubungan
(1)

